Holy Warbles was the most beloved music blog to be silenced in the wake of the megaupload police action. It was a (democratic, available to all,...
The Owls of Boredom
Redditor bicuriousdolphin wrote: “My coffee got cold, so I made an owl out of it”, drawing the first picture by coffee...
Coba lihat ini, menarik bukan?
Double G; Green and Gray
Urban Miniatures by Isaac Cordal
Sculpted from cement, the figurines in Isaac’s series: “Cement Eclipses” navigate the perilous monstrous-sized...
Where’s Wall-E? by Richard Sargent
Wall-E’s lost in a parade of all-star robots! You better find him quick too because Bender is totally...
Where did you play when you were little?
Kids playing on top of water mains. Jakarta, Indonesia, 2007 by Jonas Bendiksen
Photoset : Fly-over Blok-M-Prapanca-Antasari
Pembangunan fly-over Blok-M - Antasari ini menimbulkan beberapa permasalahan dalam pengerjaannya. Kemacetan dan berkurangnya pepohonan adalah beberapa akibat dari pembangunan jalan layang ini. Meskipun demikian, warga Jakarta berharap pembangunan beberapa jalan layang baru di jakarta mampu mengurangi kemacetan.
Akan tetapi, kami sendiri kurang begitu yakin dengan solusi ini, karena sebenarnya butuh banyak cara yang dilakukan bersamaan, antara lain perbaikan sarana transportasi publik, perbaikan kebijakan-kebijakan transportasi, distribusi tata guna lahan menurut fungsinya, meningkatkan kesadaran masyarakat akan ketertiban berkendara, dan lain sebagainya.
Nasib kota Jakarta kedepannya sebenarnya tidak mutlak ditentukan oleh pemerintah, namun harus dimulai dari tiap-tiap penduduknya. Dari kepedulian satu orang, jadi kepedulian kelompok, hingga akhirnya jadi kepedulian bersama sebagai sesama warga kota. Tentunya harus difasilitasi dan didukung oleh pemerintah juga.
!!! this is ghastly!!! Quick mum & dad move!! There’ll be macet 24/7 (more so than the current 24/7) with this beast nearby. On the other hand, more shelter for the homeless… hah.
Article on conference held earlier this year titled: “Indonesia and the World in 1965”, at the Goethe Institute in Jakarta. Excellent read! I wish I was there!
One day I will do this - ride my way through the city - with a gas mask and protective head-to-toe armour
Used Book by Bisma F Santabudi on Flickr.
A boy collecting plastic in a river in Jakarta, Indonesia, 2007.
Ummm. That’s a lot of plastic.
My Turf. #iphonesia #iphoneography #Jakarta #East (Taken with instagram)
THIS BLOG IS BRILLIANT!!! “Absurd dialogue in Jakarta”
Example:
Pelayan: ”Sudah siap pesan, dek, bu?”
Anak: ”Saya pesan spaghetti.”
Ibu: ”Saya pesan Manohara.”
Pelayan: ”Eh, maaf, bu?”
Anak: ”Maksudnya Carbonara, mas…”
Kedai Pizza di Kalimalang, didengar oleh si anak yang merasa ibunya terlalu banyak nonton acara gosip.
And this one:
Ibu-ibu: (setengah panik) “Mbaaaak, hape siapa yang ketinggalan iniiii?”
Karyawan: ”Bu, itu remote AC, bukan hape…”
BUMN di Rawamangun, didengar karyawan lain yang langsung tiarap sembunyi di balik meja untuk tertawa.
And this:
Penjual nasi goreng: (Sambil menyerahkan bungkusan pesanan) “Mas, nanti kalau rasanya kurang enak, nggak apa-apa ya…”
Didengar oleh pelanggan lain yang kagum atas kejujuran penjual itu.